Sulur dan gerimis punya pertanda
ada diriku terbaring lesu
ada yang beriring tersipu malu
warna lembayung bertudung kelabu
Menghingar sendiri
berudara dan menahan deru
menipis dan hambar yang mengalir
sampai di ujung sini lalu senyap
Memandang namun redup
yang sudah bosan berbaik sangka
pada kicau dan deru yang memburu
Lalu hanyut menjadi jejak yang tak biasa
sepi yang datang
tenang yang menjadi sejarah
antara saksi yang bercerita
(Bangkalan, 2013)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar