rekah kata-kata
dan mengalir mata air
di bola matamu
Dicari pula pelarian
rinai di peluh
tubuhku
membasah masa-masa
lalu
sembab sekujur wajah
malam
Dalam desah,
lenyap dimakan
ragu-ragu
padaku dirimu meneguk
mati
Catatan Pejalan Kaki
Gunawan
Pengarang. Blogger. Graphic Designer. Penikmat Buku dan Sastra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar