subuh memanggil gunung yang
melamun dengan jari-jari yang melengkung
menghadap bumi
Di bumi,
manusia sedang bermimpi
menaruh bunga-bunga di atas api
api yang menyala dari pisau dan belati
Di dalam bunga,
seekor kupu-kupu hinggap menghisap madu
madu yang berwarna jingga
jingga dengan rasa senja
Di senja,
tak ada apa-apa
selain mendung yang beriring mendekat
menawarkan mulutnya yang gulita
pada langit biru
Di rumah,
aku menatap senja yang biasa
senja yang datang dengan rintik
senja yang membersamaiku berduka
(Bangkalan, Mei 2013)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar