lalu ikuti kata-kata
semisal senja yang
lenyap
dan rinai pada embun di
siang rerumputan
wangi adalah sunyi
Bermimpilah!
karena mimpi adalah
inangmu
kamu tumbuh di dalam
tubuhnya
dan sekali itu inangmu
menjadi jahat
hingga membuatmu
meninggalkannya
Tidurlah!
hidup begitu
melelahkan
dan kantuk tak juga
reda
lalu pembaringan itu
terlihat nyaman
lalu pembaringan itu
terdengar aman
aku rasa
Hingga tubuh tak lagi
jadi milikku
(Bangkalan, Mei 2013)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar