dalam barisan tak biasa
menanti: cita rasa yang mengguncang
pada setiap yang menunggu
Di sisi yang berbeda
wajah-wajah itu berkata rindu
tiada kata-kata
wajah sudah menjadi perantara lidah
Aku menanti
dengan dada yang melambung
aku sudah tuntas


Tidak ada komentar:
Posting Komentar