telah lenyap rupa
udara segera menipis nyawa
rias-rias nafas yang mengada
hilang sesaat lalu yang menangis
duri-duri bernyanyi
diasah puing-puing tandus
sayap-sayap melepas
batas-ruas-maya
jeruji melewati
angin
tanduk di jawa mengecil
lemari melihat kursi yang membesar
air melukis batu dengan jemari
dan
jumlah
aku telah meraja
di
sini sarang penyamun
di
sana kanang petani
di
situ baju berwarna putih
putih
saja
rumput terbang
menggambar langit yang pucat
pucat pasi
(Bangkalan, 2013)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar