kaca-kaca saling berpandangan
Disana sangat banyak,
hampir penuh tertutup
jejak para makhluk,
hidup dan mati
Kaca-kaca menari menyambut malam
malam penghisap darah
sesaat disini masih sepi
lalu beberapa kunang asyik berdebat
kemana mereka ‘kan tujukan berita buruk
(Madura, Januari 2012)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar