Kelabu ialah rupa
hias tiada warna
seperti derap-derap pupus pada malam
dan di pembaringan kita,
tak ada yang mengaku
“Sudah tiada, tapi bukan aku”,
celoteh kita, yang sama-sama tersenyum.
Sekumpulan duri menyusup pada lidah di ucapanmu
terdengar berdarah pada telingaku
di dalam dada kita, ada yang dicuri
Malam itu kita kehilangan
dan lagu yang kuputar menyusup relung
Dan petikan langkahku malam itu,
dan linangan air mata adikmu
mewarnai pembaringan kita yang kelabu
(Bangkalan, 2013)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar