Minggu, 25 Juni 2017

#

Perjalanan Air mata

unsplash.com/photos/SDoMyyylpnc

Dari ruang sayup muara
sungai melandai dalam suara dan langit
rebah pada pangkuanmu

Ada keasingan dari wujud yang masam
dan bulu-bulu unggas yang terbang
memberi ucapan yang tiada usai

Akar-akaran merunduk
di ujung pohon yang rebah
tak akan pernah tumbuh
ia melebihi angin

Dalam rahimmu
laut menyimpan rasa asin dan ikan-ikan
memberi makna lebih pada luka
di jantungku yang berhenti
sepuluh detik lamanya


(Serambi, 2016)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @orangkomidi