sungai melandai
dalam suara dan langit
rebah pada
pangkuanmu
Ada
keasingan dari wujud yang masam
dan
bulu-bulu unggas yang terbang
memberi
ucapan yang tiada usai
Akar-akaran
merunduk
di ujung
pohon yang rebah
tak akan pernah
tumbuh
ia melebihi
angin
Dalam
rahimmu
laut
menyimpan rasa asin dan ikan-ikan
memberi
makna lebih pada luka
di
jantungku yang berhenti
sepuluh detik
lamanya
(Serambi,
2016)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar