Minggu, 24 September 2017

#

Jalan Merah Delima

unsplash.com/photos/GJcpM6qNU0c

Rona langit pucat menyambut pagi
masih berderu atau dia hanya menangis
dipaksa untuk bekerja
melolong kesakitan yang menggema

Ini terlalu pagi
atau malam tidak kunjung lenyap
inikah bumi tempat manusia lahir?
inikah bumi masa kecilku?
inikah bumi kami?

Kail maut berjejer menggantung
disana tersangkut banyak baying-bayang
inikah masa depan?
itukah tempat kembali?
itukah jiwa kami?

Dimana pun tak ada jawaban
jalan pun telah hilang
raga pun telah musnah
aku pun hanya bergumam,
kapan giliranku?


(Madura, 05 Januari 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @orangkomidi