Sabtu, 16 September 2017

#

Kapal

unsplash.com/photos/yIf4AmwU2oA

Dalam sepi redup rembulan di musim kemarau. Aku titip sebuah rindu pada kapal yang melarung pada samudera. Melarung dari ketiadaan. Setiap layarnya mengembang mimpi-mimpi setiap awaknya. Dari setiap kayu-kayu penyokongnya menjerit asa-asa pendahulu. Tiang yang dipasang bekas kapal karam kemarin. Jendela kapal yang entah dimana pemiliknya. Dan terlalu banyak lainnya bukan tubuh asli. Itu kenang jadi juang. Juang ‘tuk terus mengarung. Mengarung dari tiada. Mengarung samudera.


(Madura, April 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @orangkomidi