Terlalu muram untuk sebuah mendung
jika pagi
dalamnya ada ruang yang melempar air jadi batu
mencipta ruang-ruang kosong dalam kosong
Juga buih yang menampar samudra
disampaikan pantai atas pinangannya pada suatu malam
malam buta
lalu petir turun menyelam dalam palung
mencuri beberapa duyung dan anak lumba kecil
Di gunung yang sepi
ingin merajuk pada pohon berdaun rindang
berbau
akan ada yang melayang
menutup sejuta mengganti satu
Di jauh sana roket lupa meluncur
merendah pada tanah gersang beraroma kayu kering
dunia batu
menggiring sendok-sendok yang berkarat
menyuapi para tetua yang kelaparan
: waktu harus segera bergerak
(Bangkalan, 2012)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar