Jika kata benar serupa doa yang mampu mengubah ketetapan hati orang
aku akan lebih sopan memaki orang yang selalu meghina di belakangku
dan berkata bahwa itu tidak baik dilakukan oleh manusia yang punya akal dan nurani
tidak dengan mengira-ngira siapa pelakunya, namun salah
tentunya dia akan sadar dan menyesal
Jika kata benar serupa doa yang manjur
aku akan lebih rendah diri untuk rakus dalam meminta nikmat
merangkulnya dan membagi sesukanya
dan akhirnya aku meminta lagi
terus-menerus meminta sesuai hasrat
(Bangkalan, 2012)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar